12 Jenis Jamur Pangan Populer di Indonesia, Mana Favoritmu?

Editorial Mealy

Ada banyak jenis jamur pangan populer di Indonesia yang kerap kamu tamui. Jamur pangan ini memiliki cita rasa dan bentuk yang khas. Selain enak, jamur pangan juga sangat mudah untuk kamu olah menjadi berbagai jenis makanan. 

Manfaat dari jamur pangan pun tidak sedikit. Ada berbagai jenis jamur yang kaya akan nutrisi dan baik untuk kesehatan. Apa saja jamur pangan yang populer di Indonesia? Apa manfaat mengkonsumsi jamur pangan tersebut untuk kesehatan? Simak penjelasannya berikut ini!

Berbagai Jenis Jamur Pangan Populer di Indonesia

Jamur menjadi salah satu makanan yang populer dan mudah kamu temukan di Indonesia. Terlebih karena jamur bisa tumbuh dimana saja, dalam berbagai kondisi, dan budidayanya sangat mudah. Ada berbagai jenis jamur yang bisa kamu konsumsi seperti jamur-jamur berikut ini : 

1. Jamur Kuping

Jamur Kuping

Salah satu jamur yang paling populer dan mudah didapatkan adalah jamur kuping. Kamu bisa menemukan jamur ini di supermarket hingga pasar tradisional. Jamur ini memiliki warna coklat kehitaman dan bertekstur kenyal. Umumnya, kamu bisa membeli jamur kuping dalam keadaan kering. 

Sebelum kamu mengolah jamur ini, pastikan untuk merendamnya dalam air agar teksturnya berubah menjadi kenyal dan tidak mudah patah. Kamu bisa mengolah jamur ini menjadi berbagai macam hidangan lezat seperti tumisan, campuran untuk isian makanan, hingga sup. 

2. Jamur Tiram

Jamur Tiram

Jenis jamur pangan populer di Indonesia yang berikutnya adalah jamur tiram. Olahan paling umum dari jamur ini adalah jamur tiram goreng tepung. Banyak pula yang mengatakan bahwa jamur ini memiliki rasa yang menyerupai daging ayam. 

Jamur tiram punya tekstur yang cukup kenyal dengan rasa yang gurih dan daging yang menyerap air. Selain mudah diolah, budidaya jamur tiram juga terkenal mudah dan dapat dipanen berulang kali. Kamu dapat memasak jamur ini menjadi pepes, tumisan, salad, dan sebagainya. 

3. Jamur Kancing

Jamur Kancing

Jenis jamur selanjutnya adalah jamur kancing atau jamur champignon. Seperti namanya, jamur ini berbentuk seperti kancing. Kamu dapat mengolah jamur kancing menjadi berbagai hidangan seperti sup, gorengan, bahan tambahan untuk makanan lainnya, dan masih banyak lagi. 

Jamur ini punya warna coklat atau krem dengan diameter 4 hingga 6 cm. Jamur kancing juga memiliki tekstur yang lembut dan berair. Aroma jamur ini juga lembut dan tidak terlalu tajam dengan rasa yang gurih. Jamur kancing juga baik untuk kesehatan pencernaan lho!

4. Jamur Merang

Jamur Merang

Meski bentuknya menyerupai jamur kancing namun jamur merang dan jamur kancing berbeda lho! Jamur merang memiliki ukuran yang kecil yakni 2 hingga 4 cm. Jamur ini berwarna coklat kehitaman dan bagian dalamnya berwarna putih kecoklatan. 

Sebagai salah satu jenis jamur pangan populer di Indonesia, budidaya jamur ini juga tergolong mudah dengan menggunakan media jerami. Kamu bisa memasak jamur merang dengan berbagai cara mulai dari ditumis hingga dijadikan makanan tradisional seperti botok dan pepes.  

5. Jamur Portobello

Jamur Portobello

Mungkin kamu kerap menemui jenis jamur satu ini namun tidak mengetahui namanya. Yap, jamur portobello merupakan salah satu jamur yang terkenal dengan bentuk yang juga menyerupai kancing. Namun ukuran jamur ini besar hingga mencapai 12 cm. 

Jamur portobello juga punya warna yang lebih gelap dibandingkan jamur kancing. Teksturnya juga lebih padat dan kenyal. Untuk menikmati jamur ini, kamu bisa menumisnya dengan sayuran lain atau mengisi jamur dengan daging untuk kemudian dipanggang. Rasanya dijamin nikmat!

6. Jamur Sitake

Jamur Sitake

Jenis jamur pangan populer di Indonesia selanjutnya adalah jamur sitake. Jamur ini berasal dari Asia Timur. Ciri khas dari jamur sitake adalah memiliki kepala berwarna coklat gelap dan batang berwarna putih. Jamur ini juga memiliki cita rasa yang gurih dengan aroma yang tajam dan khas. 

Namun untuk menyimpan jamur ini kamu perlu teknik khusus. Jangan menyimpan jamur sitake dalam lemari es karena dapat menimbulkan bau tidak sedap. Meski demikian, kamu dapat mengolah jamur ini dengan mudah seperti dijadikan isian dimsum atau masakan lainnya. 

7. Jamur Shimeji

Jamur Shimeji

Seperti jamur sitake, jamur shimeji juga berasal dari Asia Timur. Namun jamur ini memiliki warna yang lebih cerah yakni coklat muda yang dikenal sebagai Buna-shimeji dan putih yang dikenal dengan nama Bunapi-shimeji. Jamur ini memiliki bentuk yang unik dengan kepala bulat dan batang yang panjang. 

Ukuran jamur shimeji terbilang kecil. Meski demikian jamur ini berukuran lebih besar dibanding jamur enoki. Kamu bisa mengolah jamur shimeji sebagai pelengkap barbeque, ditumis, dipanggang, atau dijadikan salad. 

8. Jamur Enoki 

Jamur Enoki

Jenis jamur pangan populer di Indonesia baru-baru ini adalah jamur enoki. Jamur ini memiliki bentuk menyerupai jamur shimeji namun berukuran lebih kecil. Banyak pula yang menyebutkan bahwa jamur ini berbentuk seperti tauge namun berwarna putih dengan batang yang panjang. 

Jamur enoki memiliki tekstur yang sedikit kenyal dan tidak berbau. Kamu juga bisa mengolah jamur ini dengan mudah karena akan lunak dengan cepat jika terkena suhu yang panas. Kamu bisa berkreasi dengan jamur enoki seperti digoreng tepung atau melilitkan daging pada jamur sebelum dipanggang.

9. Jamur Truffle

Jamur Truffle

Jamur yang satu ini memang terkenal di Indonesia namun memiliki harga yang sangat mahal. Jamur truffle merupakan salah satu jamur dengan proses budidaya yang sulit dan langka sehingga dijual dengan harga yang fantastis. Bahkan waktu penyimpanan jamur ini hanya 7 hari saja. 

Namun rasa dan kualitas dari jamur truffle memang sebanding dengan harganya. Jamur truffle memiliki cita rasa dan aroma yang unik. Kamu juga tidak perlu repot-repot mengolah jamur ini karena kamu cukup mengiris tipis jamur ini untuk kemudian ditaburkan pada berbagai jenis masakan. 

10. Jamur Eryngii

Jamur Eryngii

Jenis jamur pangan populer di Indonesia yang satu ini rupanya masih bersaudara dengan jamur tiram. Jamur eryngii adalah jamur yang memiliki batang besar berwarna putih dengan bagian kepala berwarna coklat. Tidak seperti jamur lain, daging jamur eryngii terletak pada batangnya. 

Jamur eryngii bisa kamu olah menjadi bahan barbeque atau shabu-shabu. Jamur ini memiliki tekstur yang seperti daging. Keunikan lainnya, jamur ini punya rasa umami yang alami dan akan muncul ketika kamu memasak jamur eryngii. 

11. Jamur Porcini

Jamur Porcini

Memiliki bentuk yang menyerupai jamur eryngii, jamur satu ini terkenal untuk masakan Italia. Ya, jamur porcini adalah jamur besar dengan batang tebal berwarna putih dan kepala yang lebar dengan warna coklat. Jamur ini porcini juga memiliki aroma khas yang menyerupai kayu dan kacang-kacangan. 

Untuk mengolah jamur porcini, kamu bisa menjadikannya sebagai bahan saus, campuran masakan berdaging, dijadikan kaldu, dan sebagainya. Tidak hanya lezat, jamur ini juga kaya serat sehingga baik untuk kesehatan tubuh. 

12. Jamur Salju

Jamur Salju

Jenis jamur terakhir adalah jamur salju. Seperti jamur enoki, jamur satu ini juga tengah viral di Indonesia. Jamur satu ini menjadi salah satu bahan pengobatan tradisional Tiongkok. Seperti namanya, jamur ini memiliki warna putih yang menyerupai salju. 

Jamur salju berbentuk menyerupai karang dengan tekstur yang kenyal setelah direndam air. Kandungan dalam jamur ini beragam dan kaya akan serat. Tidak heran jamur ini banyak dikonsumsi oleh mereka yang sedang diet atau diolah untuk makanan kesehatan. 

—----------------------------------------

Rupanya ada banyak jenis jamur di Indonesia yang bisa dimakan. Jamur-jamur ini tentu memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Jadi mana jenis jamur pangan populer di Indonesia yang jadi favoritmu?

Yuk, tulis resep masakanmu

Buat resep di Mealy, dibayar tiap bulan!