Berbagai Bagian Ikan Tuna yang Bisa Dikonsumsi

Editorial Mealy

kan tuna berasal dari berbagai perairan laut, baik itu Samudra Atlantik, Pasifik, maupun Hindia. Tidak heran kalau ikan tuna bisa ditemukan di mana saja. Selain punya kandungan nutrisi yang tinggi, berbagai bagian ikan tuna ternyata bisa dikonsumsi.

Bahkan, kalau ada yang bertanya tentang apa itu ikan tuna? Mungkin justru jadi aneh terdengarnya. Tentu saja karena ikan tuna ini termasuk dalam jajaran ikan populer di dunia kuliner. Belum lagi permintaan yang tinggi serta penangkapannya yang cukup terbatas, sehingga harga ikan tuna jadi melejit drastis.

Berbagai Bagian Ikan Tuna

Ikan tuna adalah salah satu jenis ikan laut yang populer dan memiliki banyak bagian yang dapat dimanfaatkan. Kalau kamu pecinta olahan ikan tuna, pastinya sudah tahu kalau hampir setiap bagian ikan ini bisa dikonsumsi. Berikut beberapa bagian ikan tuna yang biasa dikonsumsi:

Sirip Dada

Sirip dada ikan tuna merupakan bagian yang kaya akan daging dan biasanya digunakan untuk diolah menjadi steak tuna atau dipanggang. Bagian sirip di sekitar dada ikan tuna punya kandungan daging melimpah. Jadi, banyak restoran yang juga menjual menu sirip dada ikan tuna.

Daging sirip dada ini punya tekstur halus dan rasanya sangat lezat. Biasanya, sirip dada ikan salmon ini jadi bagian kesukaan banyak orang. Kalau kamu mau coba, pasti langsung ketagihan. Tentunya harus diolah dengan bumbu-bumbu pendukung lainnya ya!

Sirip Punggung

Sirip punggung ikan tuna juga mengandung daging yang melimpah. Biasanya dipakai untuk membuat potongan fillet. Fillet tuna sering digunakan dalam hidangan seperti sushi, sashimi, atau dipanggang.

Buat kamu yang suka makan sushi maupun sashimi, daging ikan tuna yang kamu makan itu berasal dari sirip punggung ini, lho! Memang berbagai bagian ikan tuna ini bisa dikonsumsi buat apa aja, kok. Jadi wajar ya kalau harganya mahal.

Sirip Ekor

Bagian ikan tuna lainnya adalah sirip ekor atau bagian ekor ikan tuna. Sirip ekor ini biasanya digunakan untuk diolah menjadi sup atau kaldu ikan. Ini cocok sekali buat kamu yang suka hidangan berkuah, apalagi dimakan saat hujan atau lagi musim dingin.

Selain itu, dalam beberapa masakan, bagian sirip ekor ikan tuna ini juga bisa dikonsumsi untuk membuat katsuobushi. Katsuobushi ini semacam ikan yang diasap dan dikeringkan buat dijadikan serpihan ikan. Kalau kamu pergi ke restoran Jepang, biasanya suka ada taburan-taburan seperti ini.

BACA JUGA: Jenis Ikan Untuk Dijadikan Ikan Asap

Pangkal Sirip

Pangkal sirip ikan tuna punya daging yang lebih tipis dan keras. Sebagai salah satu dari berbagai bagian ikan tuna yang dibuat konsumsi, pangkal sirip ini ternyata juga bisa dibuat jadi bahan dasar kaldu dan sambal (bumbu).

Kalau mau dijadikan sambal, pangkal sirip ini harus digiling atau dihaluskan bersama bahan-bahan lain seperti cabai, bawang, garam, dan rempah-rempah lainnya. Dengan menambahkan pangkal sirip ikan tuna pada sambal, kamu bisa merasakan aroma yang unik dan lezat.

Bagian Kepala: Otak dan Pipi

Otak dan pipi ikan tuna umumnya dianggap sebagai bagian paling lezat dan bergizi. Biasanya, kedua bagian ini dimasak dengan cara digoreng, direbus, atau diasap dan digunakan dalam hidangan-hidangan khusus.

Tapi, kalau bicara soal kandungan gizi, ternyata bagian otak dan pipi ikan tuna ini mengandung protein tinggi yang bagus buat pembentukan jaringan tubuh kamu. Bukan hanya itu, ada juga kandungan omega 3, vitamin B12, zat besi, dan selenium.

Tulang

Siapa bilang tulang ikan tuna itu tidak ada gunanya? Tulang ikan tuna justri bisa dimanfaatkan untuk membuat kaldu ikan atau sup. Kadang-kadang tulang juga digunakan dalam pembuatan saus atau untuk memberikan rasa ekstra dalam masakan.

Selain itu, tulang ikan tuna ini juga kaya akan kalsium dan kolagen, lho! Pas banget kalau kamu lagi butuh nutrisi tambahan supaya tulang dan gigi kamu jadi kuat. Konon katanya, tulang ikan salmon ini juga berkhasiat untuk menjaga kesehatan kulit!

Kandungan Gizi Ikan Tuna

Ikan tuna punya kandungan gizi yang kaya dan bermanfaat bagi kesehatan, lho. Fakta inilah yang membuat permintaan akan ikan tuna sangat tinggi. Tentunya juga rasanya yang enak sampai jadi kesukaan banyak orang. Berikut adalah komponen gizi yang terdapat dalam ikan tuna:

Protein

Ikan tuna punya banyak protein yang berguna banget buat membangun dan memperbaiki tubuh, termasuk mendorong pertumbuhan otot, dan bantu enzim bekerja dengan baik. Ikan tuna kaya akan protein hewani yang penting banget buat kesehatan. 

Apalagi, protein memang jadi bagian penting yang bikin sel tubuh terbentuk dan memperbaiki jaringan yang rusak. Makanya, kalau makan ikan tuna, kamu bisa dapat asupan protein yang cukup dan bantu pertumbuhan dan memperlancar metabolisme.

Asam Lemak Omega-3

Ikan tuna kaya banget akan asam lemak omega 3, terutama EPA dan DHA, yang penting buat jaga kesehatan jantung, pembuluh darah, otak, dan sistem saraf. Omega 3 di ikan tuna bantu banget buat bikin lemak di darah stabil.

Bukan hanya itu, omega 3 yang ada di ikan tuna ini bisa mengurangi risiko penyakit jantung, dan bikin otak jadi cerdas. Makanya, kalau sering makan ikan tuna, manfaatnya tidak tanggung-tanggung buat kesehatan.

Vitamin B

Ikan tuna mengandung berbagai vitamin B, termasuk vitamin B12 yang berguna dalam pembentukan sel darah merah dan fungsi sistem saraf. Selain itu, ikan tuna juga mengandung vitamin B3 (niasin), vitamin B6, dan asam folat.

Sebenarnya, semua vitamin ini ada di berbagai bagian ikan tuna, hanya saja proporsinya berbeda tiap bagiannya. Misalnya, bagian otak punya lebih banyak kandungan vitamin B dibandingkan bagian ikan tuna lainnya.

Mineral

Ikan tuna mengandung mineral seperti selenium, fosfor, magnesium, dan kalium. Mineral-mineral ini berperan dalam menjaga keseimbangan elektrolit, fungsi otot dan syaraf, serta pembentukan tulang dan gigi.

Kandungan mineral ini sangat direkomendasikan buat anak-anak, remaja, orang dewasa, wanita hamil atau menyusui, dan orang yang lagi kurang sehat. Intinya, semua kalangan dianjurkan untuk memenuhi kandungan mineral dalam tubuh. 

Zat Besi

Ikan tuna mengandung zat besi, mineral yang diperlukan untuk pembentukan sel darah merah dan transportasi oksigen dalam tubuh. Kalau kamu penderita anemia, mengonsumsi ikan tuna bisa jadi obat alami yang bisa menyembuhkan.

Tapi jangan hanya bergantung sama zat besi dari ikan tuna ini ya, kamu tetap harus menjaga pola makan lainnya. Pastikan untuk lakukan olahraga juga saat sedang senggang supaya aliran darah kamu lancar!

Vitamin D

Ikan tuna juga merupakan sumber alami vitamin D, yang berperan dalam penyerapan kalsium dan fosfor. Fungsinya adalah untuk menjaga kesehatan tulang, serta mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.

Secara keseluruhan, berbagai bagian ikan tuna ini layak untuk kamu konsumsi karena mengandung banyak gizi penting yang menyehatkan. Meskipun harga ikan tuna memang cenderung mahal, setidaknya kamu bisa dapat banyak manfaat kesehatan.

BACA JUGA: Resep Pempek Ikan Tenggiri

Tapi jangan berkecil hati, karena kamu bisa membeli bagian ikan tuna yang paling murah. Biasanya bagian ekor atau bagian perutnya. Walau harganya lebih terjangkau, kandungan gizinya tidak kalah banyak, kok! Selamat mencoba ikan tuna!

Yuk, tulis resep masakanmu

Buat resep di Mealy, dibayar tiap bulan!